Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Nasional. Tampilkan semua postingan

Rabu, 22 Februari 2017

CEO TVOne mendukung verifikasi Media demi Pangkas HOAX !

UPDATELIPUTAN. Menurut Ardiansyah, verifikasi itu penting,  diantaranya untuk memangkas atau mengurangi potensi penyebaran informasi palsu atau bohong (HOAX)  di masyarakat.
Tower TVOne 
on
 Soalnya, media massa yang telah terverifikasi dituntut mematuhi kode etik jurnalistik sekaligus menerapkan prosedur ketat memverifikasi sebuah informasi sebelum dipublikasikan.

Berita yang dipublikasikan pun akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.  Tegakkan profesionalisme. Diwartakan sebelumnya, Ketua Dewan Pers,  Yosep Adi Prasetyo, menjelaskan bahwa program verifikasi perusahaan pers adalah amanat Undang-undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

Media yang terverifikasi adalah media yang sudah memenuhi syarat penegakkan kode etik jurnalistik. Media yang terverifikasi juga dianggap mensertifikasi, mensejahterakan dan melindungi wartawannya.

Media yang sudah terverifikasi akan mendapatkan kode quick response (QR) khusus. Bila dipindai dengan ponsel pintar, kode tersebut terhubung dengan database Dewan Pers yang berisi data perusahaan pers yang terverifikasi.

(sumber:viva.co.id)

Senin, 29 Agustus 2016

Melihat Makam Ibu Fatmawati Soekarno, Penjahit Bendera Pusaka Merah Putih

UPDATELIPUTAN - Ibu Fatmawati Soekarno, istri dari Presiden pertama RI, Soekarno, dikenal sebagai tokoh yang berjasa menjahit bendera merah putih. Meski tak ikut berperang, Ibu Fatmawati meninggalkan makna tersendiri bagi perjuangan memperebutkan kemerdekaan.

Ibu Fatmawati telah meninggal dunia pada 36 tahun yang lalu, tepatnya pada 14 Mei 1980 di Kuala Lumpur, Malaysia.

Ibu Fatmawati lahir 5 Februari 1923 di Bengkulu. Jasadnya, dimakamkan di Taman Pemakaman Umum Karet Bivak, Jakarta Pusat, di Blok AA1 Unit Islam.

Makam Ibu Fatmawati, Penjahit Bendera Pusaka Merah Putih
Tampak makam Ibu Fatmawati cukup menyolok dibandingkan dengan makam lain di TPU itu. Dari pintu masuk pemakaman, tampak besi setinggi 1,2 meter sebagai penanda makam Ibu Fatmawati yang bertuliskan "Makam Pahlawan Nasional Hj. Fatmawati Penjahit Bendera Pusaka Merah Putih".

Tepat diatas makamnya juga diberi tanda seperti bendera merah putih lengkap dengan tulisan "Pejuang 45".

Makam Ibu Fatmawati terbuat dari bahan marmer berwarna putih. Makamnya tampak cukup terawat. Tampak sejumlah tanaman hijau menghiasi sekitar makam Ibu Fatmawati. Tepat disamping makam Ibu Fatmawati, berdiri makam ayahnya, Hasandin Bin Basaruddin, dan ibunya, Chadidjah Hasandin.

Menurut penuturan Caim, salah satu petugas harian lepas (PHL) yang merawat makam Ibu Fatmawati, makam tersebut selalu dirawat dan dibersihkan, khususnya ketika menjelang bukan puasa atau tanggal 17 Agustus. Ketika itu, banyak orang yang sengaja melayat ke makam Ibu Fatmawati. Caim mengatakan, anak-anak Ibu Fatmawati, seperti Megawati Soekarno Putri, cukup sering melayat makam ibunya itu.

Para PHL atau penjaga makam lainnya sering menyebut makam Ibu Fatmawati dengan sebutan"Makam Ibu". (Intelijen)

Minggu, 21 Agustus 2016

Begini Kronologi Tenggelamnya Kapal Pompong Ke Penyengat Dari Berbagai Sumber

UPDATELIPUTAN - Hari ini (21/08/2016) telah terjadi bencana kapal pompong tenggelam didaerah Pulau Penyengat, Tanjung Pinang, Kepulauan Riau.
Kapal Pompong Rute Tg.Pinang-Penyengat Tenggelam (Foto:Wartakepri)

Informasi awal Laka Laut, pukul 11.13 wib. Telah terjadi laka laut pada pukul 09.38 wib kapal pompong rute Tanjung Pinang - Pulau Penyengat. Dengan jumlah penumpang 17 orang (1 nahkoda, 1 anak, 15 dewasa).

12 orang telah ditemukan (10 dewasa + 2 anak-anak). Meninggal dunia 10 orang (8 dewasa + 2 anak-anak). Belum ditemukan 5 orang.

Adapun menurut keterangan masyarakat Penyengat, pompong tidak layak laut serta mengingat kondisi cuaca buruk (angin barat) dan sebagian besar penumpang tidak pandai berenang sehingga banyak menimbulkan korban. Pada saat terjadi laka laut sudah diketahui oleh banyak orang namun karena kondisi cuaca yang sangat buruk sehingga tidak ada yang berani untuk menolong (turun ke laut).

Menurut korban selamat (An. Resty, 20 tahun, Batam). Pada pukul 08.30 wib saksi berada di pelabuhan penyengat untuk membeli tiket kapal pompong menuju Pulau Penyengat dengan kondisi awan sudah mulai mendung, kemudian saksi menanyakan kepada penjual tiket perjalanan ke penyengat aman atau tidak soalnya ini mendung, namun penjual tiket menjamin perjalanan ke penyengat aman walaupun dalam keadaan mendung. Pada pukul 08.45 wib saksi bersama 16 penumpang lainnya berangkat menuju Pulau Penyengat .

Pada pukul 09.00 wib didepan pelabuhan SBP antara Pulau Pinang dan Penyengat tiba-tiba angin kencang disertai hujan lebat dan ombak kuat, kemudian air laut mulai memasuki kapal dan para penumpang panik karena kapal semakin turun ke dalam dan terbalik. Pada saat kapal mulai terbalik saksi melompat dan mencoba berenang meraih kapal yang terbalik sebagai tempat tumpuan agar tidak tenggelam.

Kronologis kejadian menurut keterangan Tekong Kapal (Said Ismarullah). Saksi menjelaskan sekira pukul 09.00 wib, kapal dalam perjalanan menuju Pulau Penyengat dengan membawa 16 penumpang (belum diketahui identitas) atas persetujuan penanggung jawab pelabuhan. Saat ditengah perjalanan menuju Pulau Penyengat tiba-tiba angin dari arah barat bertiup kencang disertai hujan lebat dan ombak tinggi (Pulau Tanjung Pinang tidak terlihat), saksi masih mengusahakan agar kapal sampai di Pulau Penyengat namun air mulai memasuki kapal dan membuat para penumpang panik sehingga kapal terbalik.

Kronologis kejadian menurut penjual tiket (Said Muhammad Ali, Lk, 23 tahun, Jl.Datuk Ibrahim RW01/RW003 Tanjung Pinang, penjaga tiket).

Adapun identitas korban sementara: 1. Wiwit Sugiarti (Pr), 24/08/1989, Jl. Pramuka Lorong Bali No.34, IRT (Meninggal Dunia). 2. Rahmiyana (Pr), 28/01/1989, Jalan Uring Batu Rusa Kec.Marewang Kab.Bangka, pn (Meninggal Dunia). 3. H.Idrus Ahmad (Lk), 16/11/1954, Jl.Istana Laut Penyengat, karyawan swasta (Meninggal Dunia). 4. Yurdaningsih (Pr), 5o tahun, IRT, Jl.Haji Ungar Lorong Sulawesi No.15 (Meninggal Dunia). 5 Said Ismarullah (Lk), 36 tahun, Penyengat, tekong kapal (Selamat). 6. Resty (Pr), 26 tahun, Batu Aji Batam (Selamat).

Saat ini korban meninggal berada di ruangan IGD RSUD dan RSAL Tanjung Pinang untuk dilakukan identifikasi oleh Sat Reskrim Polres Tanjung Pinang dan menunggu keluarga korban.

Saat ini korban hilang masih dilakukan pencarian oleh tim evakuasi. Demikian laporan awal kejadian, apabila ada perkembangan selanjutnya akan disampaikan kembali. (DUMM)

Jumat, 19 Agustus 2016

Suzuki Indomobil Batam, Open Indent Now ! Suzuki SX4 S-CROSS The Premium Crossover siap menjelajahi Kota Batam

UPDATELIPUTAN - Suzuki Indomobil Batam, mengeluarkan produk
Suzuki New SX4 S-CROSS The Premium Crossover
New SX4 S-Cross The Premium Crossover. Cocok untuk keluarga, maupun anak muda yang ingin berjelajah.

Perubahan yang mencolok pada varian yang diberi nama Suzuki SX4 S-CROSS ini terutama pada bagian eksterior, interior, dan tambahan fasilitas keselamatan bagi pengendara maupun penumpangnya yang menjadikan mobil ini semakin dicintai penggemar mobil MPV Suzuki lainnya seperti Suzuki APV Luxury Indonesia.

Tampak Bagasi Belakang SX4 S-CROSS
Suzuki SX4 S-CROSS ini hadir dengan ubahan baik dari segi eksterior dan interior. Untuk eksteriornya menggunakan garis krom diatas taillamp. Untuk bagian dalam (interior) telah diberi penambahan speaker bass di dashboard tengah serta tombol audio pada kemudi yang membuat perangkat audio semakin lengkap dan tentunya mengendarai mobil ini semakin nyaman dengan musik yang mendentum mantab. Kenop untuk mengatur pencahayaan pun terdapat pada stir mobil yang memudahkan pengendara untuk menyesuaikan tingkat penerangan yang sesuai dengan kondisi mengemudi. Panel di dashboard pun semakin lengkap dengan penambahan informasi suplai bahan bakar pada instrumen kombinasi informasi  meter.
Mesin SX4 S-CROSS

Suzuki mengklaim mobil keluarga ini bisa mengkonsumsi BBM 5,8 liter/100 km (uji coba NEDC). Masuk kategori SUV B segmen,  dimensi Suzuki S-CROSS lebih besar dari Suzuki SX4.

Tampak Dalam SX4 S-CROSS
Dalam kabin penumpang, bisa ditemukan layar sentuh 7 inch yang tersedia berbagai infotainment mulai Bluetooth, USB, AUX-in, Navigasi, Kamera Mundur, AC Dual Zone, Keyless-Entry, Push Start Button, Sensor Wiper, Auto Headlamp hingga cruise control yang bisa ditemui dilingkar kemudi. (UpdateLiputan)


Untuk Informasi lebih lanjut hubungi :
Rizky Harahap | 08114717444
Pin BB | 5F7A98E6




Berikut video dari Suzuki New SX4 S-CROSS


Kamis, 18 Agustus 2016

Begini Cara Mohammad Sofyan Lolos Dari Abu Sayyaf

Mohammad Sofyan diperiksa tim Kesehatan (Foto : Sindonews)
UPDATELIPUTAN - Seorang pelaut tugboat asal Indonesia yang diculik dan disandera oleh kelompok militan Abu Sayyaf berhasil meloloskan diri. Ia berhasil lolos setelah nekat menyeburkan dirinya ke laut dan berenang setelah mereka mengamcam akan memenggal kepalanya.

Abu Sayyaf, kelompok yang berafiliasi dengan ISIS, menculik Mohammad Sofyan (28) di perairan Filipina Selatan pada 23 Juni lalu bersama dengan enam pelaut Indonesia lainnya. Menurut juru bicara militer Filipina, Mayor Filemon Tan, Sofyan ditemukan mengambang didekat pantai oleh penduduk Pulau Jolo. Ia nekat berenang pada malam hari untuk bisa lolos dari para penculiknya.

"Kami diberitahu ia berhasil melarikan diri dengan berjalan dan berenang ke laut," terang Tan dikutip dari laman Time, Kamis (18/8/2016).

Sofyan mengatakan bahwa kelompok militan itu akan melakukan eksekusi ketika ia berhasil melarikan diri."Kami tidak memiliki informasi tentang para tawanan lain, tetapi pasukan didaerah diperintahkan untuk menggunakan segala cara untuk mencari dan menyelamatkan para sandera," lanjutnya.

Abu Sayyaf didirikan pada tahun 1991 oleh mantan gerilyawan Front Pembebasan Nasional Moro (MNLF). Kelompok ini menggunakan penculikan sebagai sarana keuntungan finansial, bukannya termotivasi oleh keyakinan ideologis. Anggotanya berusaha untuk menciptakan negara Islam di selatan Filipina tetapi juga sangat terlibat dalam kegiatan kriminal terlarang.(Intelijen)

Doa Penutup Acara Pidato Kenegaraan Dinilai Fakta di Indonesia

Suasana Doa Penutup Pidato Kenegaraan (Foto:Sindonews)
UPDATELIPUTAN - Doa yang dibacakan anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai Gerindra Muhammad Syafii dalam penutupan acara pidato kenegaraan terkait HUT RI ke-71 merupakan gambaran yang terjadi di Indonesia.

Maka itu, Wakil Ketua Komisi VIII DPR Sodik Mujahid  menganggap wajar jika doa yang dipanjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa untuk meminta pertolongan agar ada perubahan atas persoalan yang terjadi di Indonesia.

"Yang disampaikan Pak Syafii adalah fakt-fakta yang perlu pertolongan Allah untuk perbaikan dan perubahannya," ujar Sodik di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (18/8/2016).

Apalagi, kata dia Syafii memiliki latar belakang aktivis sekaligus politikus senior. Menurutnya, agama juga mengajarkan dengan rasa optimis dengan diawali asmaul husna dengan sepenuh hati serta maksud diutarakan dengan jelas.

"Sangat paham isi yang harus dimanfaatkan pada setiap momentum," ucapnya.

Syafii merupakan pembaca doa penutupan acara Pidato Kenegaraan di MPR/DPR terkait HUT RI ke-71. Dalam pidatonya, Syafii mengutarakan berbagai persoalan yang dihadapi Indonesia agar diberi pertolongan oleh Allah S.W.T.

Beberapa persoalan yang diutarakan adalah, hukum bagai mata pisau yang tumpul keatas namun tajam kebawah sehingga mengusik rasa keadilan di bangsa ini. Selanjutnya, lihatlah kehidupan ekonomi kami, Bung Karno sangat khawatir bangsa kami akan menjadi kuli di negeri kami sendiri tapi hari ini sepertinya kami kehilangan kekuatan untuk menyetop itu bisa terjadi. Lihatlah Allah bumi kami yang kaya dikelola oleh bangsa lain dan kulinya adalah bangsa kami.

Bahkan ada bunyi doa yang dibacakan terkesan menyindir pemimpin negeri ini yaitu, jauhkan kami ya Allah dari pemimpin yang khianat yang hanya memberikan janji-janji palsu, harapan kosong yang kekuasaannya bukan untuk memajukan dan melindungi rakyatnya tapi seakan-akan arogansi kekuatan berhadap-hadapan dengan kebutuhan rakyat. Dimana-mana rakyat digusur tanpa tahu kemana mereka harus pergi, kehilangan pekerjaan. (Sindonews)

Senin, 15 Agustus 2016

Resmi, Indonesia Jadi Sekretariat Tetap Asosiasi MK se-Asia !

Indonesia jadi Sekretariat Tetap Asosiasi MK se-Asia 
UPDATELIPUTAN - Board of Members Meeting (BoMM) 3rd Congress Association of Asian Constitutional Court and Equivalent Institutions (AACC), Rabu (10/8/2016), memutuskan Indonesia menjadi sekretariat tetap asosiasi mahkamah konstitusi dan lembaga sejenis se-Asia ini.

"Nah, tadi saat pertemuan Board of Members Meeting (BoMM) sudah diputuskan bahwa Indonesia resmi menjadi sekretariat tetap AACC di bidang Perencanaan dan Koordinasi," ujar Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Arief Hidayat,  seusai BoMM.

Sebelumnya sudah menguat, usulan Indonesia menjadi lokasi sekretariat tetap AACC. Mayoritas anggota asosiasi merekomendasikan Indonesia menjadi sekretariat tetap ini pada pertemuan para sekretaris jenderal anggota AACC, Selasa (9/8/2016).

Menurut para delegasi, Indonesia memiliki perencanaan dan koordinasi baik. Seperti pembicaraan dalam pertemuan para sekretaris jenderal, Indonesia akan menjadi sekretariat tetap bersama Korea Selatan. Negara itu dianggap punya keunggulan dibidang penelitian dan pengembangan.

"Kami sudah sepakat, bentukannya berupa sekretariat bersama," tambah Arief. "Siapkah...?"

Sebelumnya, ada tiga negara yang menyatakan siap menjadi lokasi kedudukan tetap sekretariat tersebut. Indonesia, Korea Selatan, dan Turki adalah tiga negara tersebut.

Namun, usulan mayoritas delegasi condong pada dua negara, yaitu Indonesia dan Korea Selatan. Selain dinilai memiliki kemampuan khusus, dua negara ini juga dianggap berpengalaman memegang kendali AACC. Baik Indonesia maupun Korea Selatan pernah menjadi Presiden AACC. (Kompas)

Minggu, 14 Agustus 2016

Terminal 3 Kebanjiran, Angkasa Pura II Disindir Netizen

UPDATELIPUTAN - Kabar banjirnya terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang menjadi trending topik didunia maya. Sebagian besar netizen menyayangkan kalau terminal 3 yang baru saja dioperasikan sudah kebanjiran.

Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta Kebanjiran
Banjirnya terminal 3 langsung merebak ke media sosial. Sejumlah pengguna Twitter sangat menyayangkan banjir ini.

"Sedih ya Bandara di Indonesia kayak gini. Kemaren insiden layangan, sekarang banjir :(," tulis akun Intan Komalasari, @pzzyy.

Kritikan pun datang kepada pengelola Bandara Soekarno-Hatta, yakni PT Angkasa Pura II (Persero).

"Ohh apa mgkn ya @IndonesiaGaruda pindah ke #T3ultimate supaya penumpangnya disambut dg perahu hehehe @AngkasaPura_2 gmn niih siap belum sih?" ungkap Solihin IS, dalam akun @mas_soll. (Sindonews)

Jokowi : Gunakanlah Medsos Dengan Bijak, Bukan Untuk Mencela & Mencaci

Presiden Joko Widodo
UPDATELIPUTAN - Presiden Joko Widodo meminta gerakan Pramuka menggunakan teknologi informasi dengan baik dan cerdas. Media sosial, misalnya, jangan digunakan untuk mencaci dan mencela.

"Saya mengingatkan kita semua agar media sosial jangan digunakan untuk hal-hal yang tidak produktif, apalagi digunakan untuk mencela, jangan. Untuk mengumpat, jangan. Untuk merendahkan orang lain, jangan," kata Jokowi saat membuka acara Hari Pramuka ke-55 tahun dan Jambore Nasional X di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta, Minggu, 14 Agustus 2016.

Jokowi mengajak gerakan Pramuka untuk senantiasa mengikuti kemajuan teknologi informasi yang berkembang dengan cepat. Gerakan Pramuka, kata dia, harus memanfaatkan perkembangan teknologi informasi dengan baik dan cerdas, misalnya untuk menyebarkan pesan-pesan gerakan Pramuka. (Tempo)